Penyebab Demam Berdarah, Gejala, Pengobatan, Pencegahan, Dan Antisipasi

Penyebab Demam Berdarah Gejala Pengobatan Pencegahan Dan Antisipasi

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular berasal dari virus Dengue lewat nyamuk. Penyakit ini biasanya muncul di daerah dengan iklim tropis & subtropis. Bagi sebagian orang, DBD bisa jadi sangat berbahaya bahkan mengancam jiwa. Lalu, apa penyebab Demam Berdarah? Simak penjelasannya di sini!

Faktor Penyebab Demam Berdarah

Demam Berdarah bisa dipicu berbagai faktor seperti faktor usia, tempat tinggal, mengunjungi daerah tropis, pernah terinfeksi virus dengue, imun tubuh lemah, dan riwayat kesehatan. Tapi, penyebab Demam Berdarah pada dasarnya adalah nyamuk Aedes albopictus dan Aedes Aegypti.

Terjadinya penularan virus adalah saat nyamuk membawa darah orang yang terjangkit, lalu menggigit orang lain. Itulah kenapa penting untuk mencegah Demam Berdarah dengan cara meminimalisir populasi nyamuk.

Gejala Demam Berdarah

Umumnya, gejala Demam Berdarah adalah tiba-tiba demam tinggi. Gejala ini umumnya muncul 4 sampai 7 hari setelah tergigit nyamuk. Bahkan, gejala ini bisa berlangsung hingga 10 hari. Gejala lainnya adalah:

  • Lemas & menggigil
  • Nafsu makan turun
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah
  • Membengkaknya kelenjar getah bening
  • Ruam merah setelah demam
  • Nyeri di belakang mata
  • Nyeri sendi, otot & tulang

Beberapa kasus Demam Berdarah mengalami gejala lebih serius yang bisa mengancam nyawa. Gejala ini sering disebut sindrom syok dengue. Gejala serius tersebut adalah sebagai berikut:

  • Rasa lelah
  • Sesak nafas
  • Keluar darah saat muntah, buang air kecil, atau BAB
  • Pendarahan dari hidung atau gusi
  • Pendarahan di bawah kulit
  • Pembuluh darah rusak

Tips Mengobati Demam Berdarah

Meski penyebab Demam Berdarah bisa diketahui, sayangnya belum ditemukan obat spesifik untuk Demam Berdarah sampai saat ini. Biasanya, pengobatan DBD hanya untuk meringankan gejalanya saja. Dalam hal ini, dokter akan menganjurkan:

  • Istirahat yang banyak
  • Memantau frekuensi & jumlah urin yang dikeluarkan
  • Mengkonsumsi obat penurun panas dengan anjuran dokter
  • Mengkonsumsi yang banyak agar tidak dehidrasi
  • Mengkonsumsi obat pereda nyeri

Cara Mencegah Demam Berdarah

Selain dengan asuransi kesehatan, kalian juga dapat mencegah DBD dengan beberapa tips ini:

  • Pakai lotion anti-nyamuk dengan kandungan DEET, tapi bukan untuk anak kurang dari 2 tahun
  • Pakai baju longgar
  • Tanam tumbuhan pengusir nyamuk
  • Pastikan rumah memiliki cahaya yang cukup terang
  • Pasang kawat nyamuk pada ventilasi rumah
  • Kuras bak penampungan air setidaknya seminggu sekali
  • Tutup rapat bak penampungan air
  • Berantas sarang nyamuk dengan fogging 2x seminggu
  • Vaksinasi untuk dengue pada anak

Apakah Demam Berdarah Harus ke Dokter?

Kondisi Demam Berdarah bisa berbeda beda. Jika gejalanya parah atau serius, maka perawatan medis diperlukan. Mau tak mau, pasien Demam Berdarah harus di bawa ke Rumah Sakit. Pasalnya, kondisi Demam Berdarah yang serius bisa mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan benar.

Untuk itu, segeralah cari pertolongan medis dengan membawa pasien ke Rumah Sakit terdekat. Beberapa kondisi Demam Berdarah yang serius dan harus dibawa ke Rumah Sakit adalah jika mengalami pendarahan pada hidung, gusi, muntah, ataupun tinja. Selain itu, sulit bernapas dan sakit perut parah juga termasuk kondisi yang serius.

Bagaimana Mengantisipasi DBD?

Bukan hanya mengobati & mencegah, kalian juga perlu mengantisipasi resiko DBD. Demam Berdarah biasanya butuh perawatan Rumah Sakit. Pastinya, akan mengeluarkan biaya banyak. Rata-rata, biaya perawatan Demam Berdarah di Rumah Sakit mencapai lebih dari 4 jutaan. Itulah kenapa kalian perlu mengantisipasinya. Salah satu upaya yang bisa kalian lakukan adalah dengan membeli asuransi kesehatan Super You. dengan harga 135 ribuan per bulan, kalian dapat memperoleh perlindungan finansial dengan mudah.

Penyebab Demam Berdarah, Gejala, Pengobatan, Pencegahan, Dan Antisipasi
Kembali ke Atas